login

Link

Advertise
 
Advertise
 
Advertise
Detail TA PA
PERANCANGAN PROSES BISNIS
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
di RUMAH ZAKAT INDONESIA
MENGGUNAKAN KONSEP PROCESS REDESIGN
112010001
EFRI MARLIZA
Periode I
2007
Hit : 152
 


Abstrak


Rumah Zakat Indonesia sebagai salah satu Lembaga Amil Zakat yang ada di Indonesia
berupaya untuk mengoptimalkan penghimpunan dana yang dilakukannya dan juga proses
penyalurannya. Potensi pengelolaan zakat yang besar ini bisa sangat membantu dalam proses
pemberdayaan ekonomi masyarakat. Akan lebih bijak dan bermanfaat jika dana yang ada tidak
hanya digunakan untuk kegiatan yang bersifat kedermawanan (charity) saja, tapi kemudian lebih
berkembang menjadi program pemberdayaan (empowering), karena dengan pemberdayaan inilah
yang berpeluang lebih besar untuk merubah taraf hidup masyarakat. Maka untuk pelaksanaan
program tersebut diperlukan rancangan proses bisnis dalam pelaksanaannya serta standarisasi
prosedur pelaksanaan agar program ini bisa berjalan efektf, optimal dan tepat sasaran.
Perancangan dimulai dengan melakukan pembelajaran atas kondisi eksisting organisasi dan
memahami rencana awal adanya program pemberdayaan masyarakat ini. Proses perancangan
diawali dengan evaluasi dan analisis sistem eksisting. Pada proses ini dipelajari proses
pemberdayaan dan penyaluran dana yang selama ini berlangsung. Kemudian dilanjutkan dengan
proses pembangkitan ide. Pada proses ini dilakukan pemahaman atas prosedur-prosedur yang
akan digunakan pada program ini dan melakukan proses brainstorming untuk memperoleh
masukan ide dari para pelaku proses. Selain itu juga dilakukan perbandingan dengan proses
pemberdayaan dan penanganan bencana yang ada di Lembaga Amil Zakat lain yang mempunyai
program serupa. Kemudian dilakukan proses walktrough untuk mengidentifikasi customer baik
internal maupun eksternal. Pada tahap ini dilakukan identifikasi terhadap harapan customer
sebagai pemilik proses serta data-data input dan output yang terlibat pada setiap proses.
Selanjutnya dilakukan perancangan proses bisnis berdasarkan dat-data yang berhasil
dikumpulkan dan dilakukan penyusunan SOP. Proses bisnis hasil rancangan akan diverifikasikan
kepada pelaku proses sampai mendapatkan rancangan proses yang tepat.
Program yang dirancang terdiri atas 3 proses yaitu program desa binaan, program
penanganan khusus bencana dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Keseluruhan
layanan terdiri dari 3 proses inti (program utama), 27 sub proses dan 74 aktivitas. Dengan waktu
siklus program desa binaan 93 hari, program penanganan khusu bencana 136 hari dan program
pemberdayaan ekonomi masyarakat 109 hari. Efisiensi waktu siklus dari program desa binaan
adalah 0,75 , untuk program penanganan khusus bencana 0,71 , dan program pemberdayaan
ekonomi masyarakat 0,78. Proses bisnis hasil rancangan kemudian didokumentasikan dalam
SOP.
Perancangan proses bisnis ini telah berhasil menyusun proses bisnis program
pemberdayaan masyarakat yang terdokumentasi pada SOP sehingga mampu memberikan
informasi kepada pelaku dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Dan memberikan
rekomendasi waktu standar pelaksanaan program.

Kata Kunci : Program Pemberdayaan Masyarakat, Desain Proses Bisnis, dan Standard Operating Procedure (SOP)
 


Abstract


Rumah Zakat Indonesia is one of Lembaga Amil Zakat in Indonesia which optimizing
fund colleting and it’s distribution. Great potential of zakat development is very helpful in
empowering economy society. It will be more beneficial and wise unless the fund used not only
for charity but furthermore become an empowering program, because empowering means great
chance to enhance people’s quality of life. To realizing the program we need bussines process
design and standard technical procedure in order to make the program effective, optimal, and
meet the exact target.
The design is started by learning condition of the existing organization and
understanding the beginning plan of the society empowering program. The design process is
started by evaluating and analyzing the existing system. In this process we learn about
empowering process and fund distribution which have been done. Furthermore, the process is
continued by process of brainstorming ideas. In this process we have to understand the
procedures which are used in the program and do brainstorming in order to obtain ideas from the
process doers. In addition, we compare the empowering process and disaster overcoming with
other Lembga Amil Zakat which has similar program. After that, we do walkthrough process to
identify internal and external customer. In this step, we identify customers’ will as the owner of
the process also input and output data which are used in every process. Furthermore, we do the
bussines process design based on the data which has been collected and arrange SOP. The
bussines process as the result of the design will be verified to the process doers till we obtain the
right process of the design.
Program which is designed consist of 3 processes which are constructing village
program, special overcoming program, and economy society empowering program. All of the
service consist of 3 main processes, 27 sub processes, and 74 activities. With 93 days cyclic
program of constructing village, 136 days for special disaster overcoming program, and 109 days
for economy society empowering program. Time cyclic efficiency of constructing village
program is 0,75, for special overcoming program 0,71, and society empowering program is 0,78.
Furthermore, the result design of bussines process will be documented in SOP.
This bussines process design has been succed arrange empowering bussines process
program of people that has been documented in SOP, so far could give information to the doers
in carrying out duty and responsibility. In addition, give standard time recommendation for
program realization.

Keywords : Society Empowering Program, Bussines Process Design, Standard Operating Procedure (SOP).