login

Link

Advertise
 
Advertise
 
Advertise
Detail TA PA
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN METODE DUPONT DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI PT TELEKOMUNIKASI SELULAR (TELKOMSEL)
112060065
CHARIN RONA LUMBAN BATU
Periode II
2010
Hit : 213
 


Abstrak


PT Telkomsel sebagai market leader dalam industri telekomunikasi selular di Indonesia dituntut untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaan. Untuk itu, penilaian kinerja perusahaan harus dilakukan. Penelitian ini menitikberatkan pada penilaian kinerja keuangan perusahaan dengan metode analisis Du-Pont yang dapat dilakukan berdasarkan analisis terhadap laporan keuangan perusahaan sebagai media yang paling penting untuk menilai prestasi dan kondisi ekonomis suatu perusahaan setiap tahunnya.

Analisis metode Du-Pont yang dilakukan terhadap PT Telkomsel melalui laporan keuangan periode tahun 2004-2008 menunjukkan kinerja keuangan perusahaan yang cenderung terus meningkat. Penurunan nilai ROI dan ROE hanya terjadi pada tahun 2006 dan 2008. Laba kotor perusahaan sebenarnya terus meningkat, namun setelah diakumulasikan dengan beban/penghasilan lain-lainnya dan total pajak, laba perusahaan terlihat cukup berfluktuasi terutama pada tahun 2008. Hal ini disebabkan tingginya beban usaha perusahaan pada tahun tersebut, serta banyak dipengaruhi oleh peningkatan hutang perusahaan sebagai akibat penurunan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing. Nilai tukar Rupiah terhadap USD dan Euro pada tahun 2008 melonjak menjadi Rp. 10,950/USD dan Rp 15,433/Euro dari tahun 2007 yang hanya Rp 9,419/USD dan Rp 13,760/Euro. Namun secara keseluruhan, PT Telkomsel menunjukkan kinerja keuangan yang sangat baik setiap tahunnya dan selalu berada diatas perusahaan-perusahaan pesaingnya.

Untuk mempertahankan dan terus meningkatkan nilai perusahaan melalui peningkatan ROE (Return On Equity), perusahaan hendaknya melakukan beberapa perbaikan dalam kinerja keuangannya. Perbaikan tersebut antara lain dengan mengurangi aktiva tetap yang kurang produktif agar besarnya depresiasi bisa ditekan seminimal mungkin sehingga laba usaha yang dihasilkan lebih besar lagi. Perusahaan juga dapat terus berusaha meningkatkan pendapatannya dengan menguasai lebih banyak lagi pangsa pasar agar pendapatan yang dihasilkan lebih besar lagi. Hal ini untuk mengatasi tingginya beban pokok, dan juga agar terhindar dari fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap US Dolar dan Euro. Walaupun pendapatan perusahaan selalu tinggi, akan tidak banyak membantu apabila nilai tukar Rupiah terhadap US Dolar dan Euro melemah secara drastis. Perusahaan juga diharapkan mengurangi ketergantungan dengan pinjaman terutama dalam bentuk mata uang asing.

Untuk memudahkan perusahaan dalam mengambil keputusan terkait peningkatan kinerja keuangannya, penelitian ini dilengkapi dengan sistem informasi pengambilan keputusan berdasarkan metode analisis Du-Pont. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu PT Telkomsel dalam penentuan kebijakan kinerja keuangannya dan membantu semua pihak.

Kata Kunci : kinerja, keuangan, Du-Pont, ROI, ROE, sistem informasi.
 


Abstract


PT Telkomsel as the market leader in mobile telecommunications industry in Indonesia is required to maintain and improve company performance. Therefore, assessment of corporate performance should be conducted. This study focuses on assessing the financial performance of companies with Du- Pont analysis method that can be done based on the analysis of corporate financial reports as the most important media to assess the achievements and economic condition of a company each year.

Du-Pont Method of Analysis applied to PT Telkomsel through the period of 2004-2008 financial statements showing the financial performance of companies which tend to increase. ROI and ROE decline in value occurs only in years 2006 and 2008. Company's gross profit actually increased, but after accumulated by expense / income etc. and the total tax, corporate income looks quite volatile especially in the year 2008. This is due to the higher operating expenses in the company, and heavily influenced by the increase in corporate debt as a result of decrease in the rupiah against foreign currencies. Rupiah exchange rate against USD and Euro in the year 2008 soared to USD. 10.950 / USD and USD 15.433 / Euros from the previous year. But overall, PT Telkomsel showed a very good financial performance each year and always be above its competitor companies.

To maintain and continue to enhance shareholder value through increased ROE(Return On Equity), the company should make some improvements in financial performance. Improvements such as by reducing the fixed assets that are not productive for the amount of depreciation can be minimized so that the operating income generated can be greater. Companies can also continue to increase their income by mastering more market share to generate revenue even greater. This is to overcome the high cost of goods, and also to avoid the fluctuation of the rupiah against the U.S. Dollar and Euro. Although the company's revenue is always high, it will not help much if the rupiah against the U.S. Dollar and the Euro weakened drastically. Companies are also expected to reduce dependence on the loan, especially in the form of foreign currency.

To facilitate companies in making decisions related to improving its financial performance, this study is equipped with information systems decision-making based on analysis method of Du-Pont. Hope this research can help PT Telkomsel in determining its financial performance and policies to help all parties.

Keywords : performance, financial, Du-Pont, ROI, ROE, information